Dijual | Menjual | Barang Antik | Benda Bertuah | Benda Pusaka | Permata | aksesoris

Bukti Resi daftar Pengiriman Barang

Daftar pengiriman melalui jne sebagai bukti buat agan bahwa pengiriman kami telah terpercaya. Agan bisa mencek / tracking resi pengiriman kami dibawah ini melalui
www.jne.co.id  sebagai referensi


Berikut daftar resi jne :

2075992510002 

2075992500003 


2036362470005


2084281390003



2084281380004



 2110572490005 bdjaa00344524412 BDJAA00344524412 BDJAA00344544012 2127485890006 2127485870008 2110580250004 2110572370000 2110572360001 2110572500001 2110572510000 2110572340003 2127486520001 2086119110005 2127485880007 2086118990004 2084280330000 2110572380009
2002455510002 2036377580003 2065673290002 2065673300008 2065673280003 2065673310007 2065669100001 2065669120009 2065669110000 2084231870005 2086118590006 2084231860006
2084231830009 2086118630009 2002404550004 2084231840008 2086118620000 2002404490003 2084231850007 2086118980005 2086119000009 2086119100006 2127424500003 2127424520001 2127424510002 2127424740003 2127424760001 2127424750002 2084280340009 2002429770005 2036376960004 2036376970003 2036376980002 2044295230009 bdjaa00299073312 bdjaa00299043912 2002430460001 2002430450002 2036366090001 2044299100001 1978539760001 1951800360001 2036377600008 2044252860003 2075992490007 2075941400002
2002404480004 2075941390006 BDJAA00347193712 BDJAA00336682412 BDJAA00336692212 BDJAA00256035812 BDJAA00371524712 BDJAA00366812412 BDJAA0000256055412 BDJAA00304265612 BDJAA00302207412 BDJAA00304295012 BDJAA00304275412 BDJAA00315583512 BDJAA00305763312 BDJAA00305792712 BDJAA00310545812 BDJAA00310526212 BDJAA00310536012 BDJAA00326305412 BDJAA00328473012 BDJAA00344563612 BDJAA00344553812

pos
11897287070 12631200814/ee024351580id(EMS) 12540151559 12540151546 12630976388 12630976388 12630976391 12630976408 12630962035 12630962048 11897280826 11897280839 11897280842 11897280459 11897280446 11897280433 12544603936 12544603949 12544603952 12544985868 12544985871 12544985884 12631279153 12544587320 12544587333 12544587346 11897284282 12630941381 12630941394 12540424691 11897283474 11897283487 12545003023 12545003036 12545003049 12545003130 12540446608 12631169883 11897281163 11897281494 12630943501 12630943494 12630945234 12630945247 11897281209 12630952044 12631262934 12544587359/ee024350085id(EMS)

TIKI 020139967718 020139967719 020139967720 020130511103 020139968069 020139968070 020139968071 020139967778 020139967777
READMORE
 
Reaksi: 

Filosopi Alat Berburu Busur Panah

Busur Panah adalah sebuah senjata yang digunakan untuk menembakkan anak panah yang dibentu dengan limb yang elastis dan melengkung. Busur panah terdiri dari limb yang diikat dengan tali. Cara menggunakannya adalah hanya dengan menarik anak panahnya ke belakang dan diarahkan pada sasaran saja.

Pada jaman dahulu, panah dibuat untuk berburu dan digunakan untuk berperang. Pasa jaman dahulu biasanya panah digunakan untuk berburu menangkap binatang buas atau binatang liar untuk ditangkap dan dijadikan makanan.

Panah juga biasa dijadikan untuk alat berperang, untuk menjadi senjata perang jarak jauh. Saat bueur deilenturkan, maka ia akan ditembakkan ke sasarannya. Biasanya mereka menembakkan senjatanya kea rah jantung lawannya agar ia mati seketika.

Panah, biasannya dibuat dari kayu, bamboo, atau rotan. San mata panah biasanya terbuat dari besi, batu, kaca, atau benda-benda tajam lainnya. Panjang anak panah ini kira-kira 60cm dan beratnya sekitar 18 gram. Diameter anak panah yang ada pasti mempengaruhi kecepatan dan daya hancur tersendiri. Semakin besar, biasannya akan semakin lambat sampai menuju sasaran, namun, akan semakin mematikan.

Dan sebaliknya, semakin kecil anak panah, maka ia akan semakin cepat untuk melesat, namun cenderung lemah. Karena itu, panah biasannya dibuat sesuai dengan kebutuhannya.

Sayap anak panah berfungsi untuk menyeimbangkan anak panah saat ia melesat menuju sasaran. Sayap anak panah juga bisa mempengaruhi kecepatan anak panah juga saat melesat, tergantung seberapa lebarnya. Biasannya sayap anak panah terbuat dari ulu dari burung atau unggas tertentu. Atau bias juga diganti dengan plastic, kertas, dan kain.
READMORE
 
Reaksi: 

ARTIKEL Dunia Mistis : Genderuwo


Mahluk Jahil Penggoda Kaum Perempuan

Nama genderuwa tampaknya sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Genderuwa, atau oleh masyarakat suku Jawa lebih dikenal dengan sebutan genderuwo atau gendruwo, adalah mitos dari daratan Jawa sehubungan dengan mahluk halus dari bangsa jin yang berwujud sesosok manusia yang menyerupai hewan kera. Orang Sunda sendiri menyebutnya gandaruwo, merujuk pada sosok mahluk yang bertubuh besar dan kekar dengan warna kulit hitam kemerahan, serta nyaris dipenuhi rambut atau bulu yang lebat disekujur tubuhnya. Konon, istilah genderuwa sebenarnya berasal dari bahasa Kawi, yakni gandharwa, yang berakar dari bahasa Sansekerta : gandharva. Nama tersebut sudah terkenal sejak masa jayanya kerajaan Hindu Buddha di nusantara. Sesuai kepercayaan Hindu dan Buddha, gandharva digambarkan sebagai makhluk yang berwujud manusia, berjenis kelamin pria dan tinggal di dunia kahyangan. Di sisi lain, mitos genderuwa sendiri diduga berasal dari kepercayaan kuno bangsa Persia yang dikenal dengan sebutan gandarewa. Dalam mitos Persia, gandarewa merupakan sosok siluman air dari negeri Persia yang terus - menerus berusaha untuk menghabisi segala macam hal - hal baik yang sudah tercipta dalam mitos penciptaan Persia, namun akhirnya berhasil dikalahkan oleh sosok pahlawan bernama Keresaspa.

Konon habitat mahluk ini adalah tempat - tempat yang berbatu dan berair, bangunan tua, pohon - pohon besar yang lebat dan teduh, atau bisa pula ditemukan di sudut - sudut yang kondisinya lembab sepi dan gelap. Menurut mitos, pusat kehidupan makhluk ini dipercaya banyak terdapat di daerah yang berhutan lebat seperti Hutan Jati Cagar Alam Danalaya, di kecamatan Slogohimo, yakni sekitar 60 km di sebelah timur Wonogiri. Selain itu juga bisa ditemui di wilayah Lemah Putih, Purwosari, Girimulyo di Kulon Progo, sekitar 60 km ke sebelah barat D.I. Yogyakarta. Genderuwo dipercaya dapat berkomunikasi dengan bangsa manusia, bahkan melakukan kontak langsung. Beberapa cerita legenda banyak yang menyebutkan bahwa genderuwo mampu mengubah tampilan fisiknya mengikuti wujud seorang manusia untuk menggoda manusia lainnya. Genderuwo juga dipercaya sebagai makhluk yang terkenal jahil dan cabul, terutama terhadap kaum perempuan dan anak - anak kecil.

Kabarnya genderuwo memang berwatak cabul dan suka menjahili kaum wanita. Terkadang ia senang menepuk bokong seorang perempuan, mengelus tubuhnya, ketika sedang tidur, bahkan hingga memindahkan pakaian dalam perempuan ke tempat lain. Kegemaran genderuwo yang paling terkenal adalah berusaha menggoda istri - istri yang merasa kesepian akibat ditinggal suaminya, atau para janda yang merindukan belaian kehangatan seorang pria. Yang lebih parahnya lagi, genderuwo pandai merayu bahkan hingga menjerumuskan para wanita tersebut untuk melakukan hubungan seksual dengannya. Tak heran banyak kejadian dimana seorang wanita tiba - tiba hamil tanpa pernah melakukan kontak fisik dengan bangsa sejenisnya ( dalam hal ini pria dari bangsa manusia ).
READMORE
 
Reaksi: 

JUAL KERIS BELITUNG TANGGUH KUTAI Rp.700.000,-




Keris adalah salah satu senjata tradisional yang ada di Indonesia. Keris termasuk golongan senjata tikam yang masuk dalam ordo belati atau pisau yang memiliki bentuk yang unik dan khas. Keris mudah di bedakan dari senjata tajam lainnya karena bentuknya yang unik tidak simetris, di mana bagian pangkalnya melebar, seringkali bilahnya berliku-liku, dan banyak di antaranya memiliki guratan-guratan logam cerah pada helai bilahnya. Pada masa lalu keris berfungsi sebagai senjata dalam duel / peperangan, sekaligus sebagai benda pelengkap sesajian. 
Pada penggunaan masa kini, keris lebih merupakan benda aksesori dalam berbusana, mewakili sejumlah simbol budaya, atau menjadi benda koleksi yang dinilai dari segi estetikanya. Di sini, kami memperkenalkan salah satu produk unggulan kami yaitu Keris Belitung Tangguh Kutai. Bagi anda pemburu barang – barang unik untuk di jadikan cindera mata atau barang koleksi pribadi, keris merupakan salah satu produk tradisional yang patut masuk daftar incaran anda. 
Keris Belitung tangguh merupakan warisan tua yang konon berasal dari peninggalan kerajaan kutai. Keris ini merupakan jenis keris tradisional daerah Kalimantan , dengan bentuk fisik yang sudah sangat tua, menampilkan kesan penuh sejarah. Selain itu, keris ini juga mengandung khodam namun perlu ditarik lagi karena tidak lagi terawat.

READMORE
 
Reaksi: 

ARTIKEL Keris Pusaka Yang Mengandung Kutukan


 
Keris Kutukan
Keris Empu Gandring


Keris Mpu Gandring merupakan  senjata pusaka yang terkenal dalam riwayat berdirinya Kerajaan Singasari di daerah Malang, sekarang menjadi bagian wilayah  Jawa Timur. Pada masa kerajaan Kediri yang berada di Jawa Timur, Pangeran Kertajaya menganggap dirinya sebagai dewa, dan ia ditentang oleh kasta ( imam ) Brahmana. Ketika ia perang melawan Brahmana, mereka lari ke Tumapel dan meminta sang penguasa di sana, Ken Arok, untuk meminta perlindungannya. Ken Arok berpikir bahwa pasukan Kediri akan menyerang kerajaannya, dan segera memerintahkan pasukannya untuk membentengi wilayahnya dari kerajaan kediri.

Ketika Pasukan kediri datang ke Tumapel, terjadi perang yang di namakan ’Pertempuran Ganter’ yang terjadi  pada tahun 1222, dan merupakan akhir dari Kerajaan Kediri. Lalu kemudian Ken Arok mulai membentuk kerajaannya sendiri yang di sebut Kerajaan Singosari. Ken Arok memperkenalkan diri sebagai putra Siwa. Setelah kerajaan Kertajaya hilang, Kerajaan Kediri diperintah oleh Tunggul Ametung. Dia memiliki istri yang cantik yang bernama, Ken Dedes. Suatu hari Ken Arok tanpa sengaja melihat Ken Dedes, lalu angin menaikkan gaunnya. Tiba-tiba Ken Arok mendapat ide, bahwa ia harus memiliki Ken Dedes sebagai istrinya,walaupun sangat beresiko.
Lukisan Tunggul Ametung
Tunggul Ametung

Ken Arok memesan sebuah keris ( sebilah pedang pendek yang suci dan sakti ) pada seorang pandai besi yang sangat sakti, Mpu Gandring. Butuh waktu yang lama untuk membuat keris, karena hanya orang yang sangat sakti yang bisa membuatnya, dan dia  harus melakukan beberapa ritual untuk mewujudkan hal itu. Nafsu untuk memiliki Ken Dedes semakin besar. Kemudian ia datang menemui Mpu Gandring dan menanyakan apakah keris yang dia pesan sudah selesai. Ketika Mpu Gandring berkata bahwa kerisnya sudah di buat dengan bentuk dan wujud yang sempurna, namun hanya tinggal menyelesaikan sarung keris, Ken Arok tidak sabar menunggu lalu ia membunuh Mpu Gandring  dengan alasan untuk menguji kemampuan keris tersebut. Dalam keadaan sekarat, Mpu Gandring sempat mengutuk bahwa Keris tersebut akan meminta korban nyawa hingga tujuh turunan dari seorang Ken Arok.
Kendedes Patung Legenda bahari
Kendedes Arca

Kemudian, Ken Arok meminjamkan keris kepada Kebo Ijo, dan penjahat kecil tersebut sangat bangga. Lalu ia menunjukkan keris untuk menarik perhatian semua orang. Pada malam hari, Ken Arok mencuri keris itu dari kebo ijo, dan dengan siasatnya ia berhasil membunuh Tunggul Ametung. Kebo Ijo dijebak sebagai pembunuh, tapi sebelum ia bisa bicara, Ken Arok membunuhnya dengan keris. Setelah berhasil membunuh Tunggul Ametung, Ken Arok mengambil kekuasaannya dan memperistri Ken Dedes yang pada saat itu sedang mengandung. Kemudian Ken Arok memperluas pengaruh Tumapel sehingga akhirnya bisa menghancurkan Kerajaan Kediri. Ken Arok akhirnya mendirikan kerajaan Singosari.
Rupanya kasus pembunuhan Tunggul Ametung tercium oleh Anusapati, anak dari Ken Dedes dan Tunggul Ametung. Anusapati, sebelumnya telah diangkat sebagai anak oleh Ken Arok, namun setelah mengetahui semua kejadian itu dari ibunya, Ken Dedes, Anusapati bertekad akan menuntut balas. Anusapati yang menginginkan tahta singosari dari Ken Arok akhirnya merencanakan sebuah pembalasan pembunuhan itu dengan menyuruh seorang pendekar sakti kepercayaannya, Ki Pengalasan. Pada waktu  menyendiri di kamar pusaka kerajaannya, Ken Arok sedang mengamati pusaka kerajaan yang dimilikinya. Salah satu pusaka yang di milikinya yaitu keris tanpa wadah buatan Mpu Gandring yang dikenal sebagai Keris Mpu Gandring. Melihat darah berceceran pada keris tersebut, ia merasa ketakutan apalagi sering terdengar suara ghaib yang berasal dalam keris tersebut untuk  meminta tumbal. Ia teringat akan kutukan Mpu Gandring yang dibunuhnya, kemudian ia mebantingnya ke tanah sampai hancur berkeping-keping. Ia berniat memusnahkannya. 
 
Tetapi ternyata keris tersebut melayang dan menghilang. Sementara Anusapati dan Ki Pengalasan merancang pembunuhan tersebut, yang dengan tiba-tiba keris tersebut berada di tangan Anusapati. Anusapati kemudian menyerahkan keris kepada Ki Pengalasan yang menurut bahasa sekarang, bertugas sebagai eksekutor terhadap Ken Arok. Tugas itu dilaksanakannya, tetapi untuk menghilangkan jejak, Anusapati membunuh Ki Pengalasan dengan keris itu. Kemudian Anusapati mengambil alih pemerintahan Ken Arok, namun tidak berlangsung lama. Ken Arok memiliki selir bernama Ken Umang, dan putra mereka, Tohjaya memutuskan untuk melakukan balas dendam.

Pada tahun ke-21 kekuasaan Anusapati, Tohjaya mengundang Anusapati untuk bermain judi. Tohjaya mengadakan acara judi Sabung Ayam kerajaan yang sangat di sukai oleh Anusapati. Ketika Anusapati sedang bersenang-senang, Tohjaya mengambil keris Mpu Gandring tersebut dan langsung membunuhnya di tempat. Akhirnya Tohjaya membunuhnya seperti hukuman dimana Anusapati di yakini membunuh Ken Arok. Setelah membunuh Anusapati, Tohjaya mengangkat dirinya sebagai raja untuk menggantikan kekuasaan Anusapati. Kekuasaan Tohjaya sendiri pun tidakberlangsung lama memerintah. Karena Muncul berbagai ketidak puasan baik di kalangan rakyat bahkan di kalangan elit istana yang merupakan keluarganya dan saudaranya sendiri, diantaranya Mahesa Campaka dan Dyah Lembu Tal.
Kendedes

Ada banyak versi mengenai Lembu Tal sendiri. Menurut Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara, Dyah Singamurti atau lebih di kenal sebagai Lembu Tal adalah putri dari Mahisa Campaka ( Mahesa Cempaka ), putra Mahisa Wonga Teleng, putra dari Ken Arok, yang merupakan pendiri Singosari. Lembu Tal di ceritakan menikah dengan Rakeyan Jayadarma, putra Prabu Guru Darmasiksa, yang merupakan raja Kerajaan Sunda-Galuh yang memerintah antara tahun 1175 hingga 1297. Dari perkawinan itulah kemudian lahir Raden Wijaya. Rakeyan Jayadarma menjadi putra mahkota yang berkedudukan di daerah Pakuan. Akan tetapi ia meninggal dunia akibat diracun oleh musuhnya. Sepeninggal suaminya tersebut, Dyah Lembu Tal membawa Raden Wijaya pergi dari Pakuan. Keduanya kemudian menetap di Singosari, tempat kelahiran Lembu Tal.

Namun lain halnya dengan sejarah dalam kitab Nagarakretagama. Menurut naskah yang tertulis di dalamnya, Dyah Lembu Tal sebenarnya bukan merupakan seorang perempuan yang sering di ceritakan, namun sesungguhnya adalah seorang laki-laki. Disebutkan bahwa, Ayah dari Raden Wijaya bernama Lembu Tal, yang merupakan putra Narasinghamurti. Lembu Tal digambarkan sebagai sosok seorang perwira yuda yang terkenal gagah berani. Sementara itu, Pararaton juga berkisah hal yang sama tentang sejarah kerajaan Majapahit, di mana menyebutkan bahwa Raden Wijaya adalah putra Narasinghamurti.
Legenda Bangsa Indonesia
Kendedes

Tohjaya mengutus Lembu Tal untuk menyerang Ranggawuni dan temannya, Mahesa Cempaka. Lembu Tal menyadari bahwa Ranggawuni adalah orang yang tepat untuk menjadi seorang raja, dan mereka berperang melawan Tohjaya. Ketidakpuasan dan masalah yang ada dalam istana ini akhirnya berkobar menjadi peperangan yang menyebabkan tewasnya Tohjaya. Dan akhirnya Tohjaya dibunuh dengan menggunakan keris Mpu Gandring. Setelah keadaan berhasil dikendalikan, tahta kerajaan akhirnya dilanjutkan oleh Ranggawuni yang berkuasa cukup lama dan dikatakan adalah masa kedamaian bagi kerajaan Singosari. Sejak terbunuhnya Tohjaya, Ranggawuni dan Mahesa Cempaka menyadari bahwa keris Mpu Gandring hanya akan membuat kekacauan dan kematian, sehingga mereka melemparkan keris ke Laut Jawa. Legenda kemudian mengatakan bahwa keris tersebut akhirnya berubah menjadi seekor naga.
READMORE
 
Reaksi: 

DAFTAR BARANG DIJUAL YG DISINI


Daftar Katalog Barang Silahkan Pilih gan :D